Sesak mendesak dada seolah mati rasa
Gemuruh bergejolak tak henti bergenderang
Netra menghangat menjatuhkan bulir
Yang seakan tersiksa
Bermilyar tanya
Mengapa semua hadir dan terjadi
Sekelebat bayangan pertanyaan semu
Mengapa?
Ya Rabb dengan segala ketundukanku
Gundah tak bisa meredakan amarah
Walau dirasa siksa
Engkau tunjukkan cahaya kebenaran
Aku Ridho
Aku ikhlas
Sayang-Mu tak hingga
Sang Maha Rahiim

